Menanamkan Nilai Luhur: SMAN 2 Busungbiu Bekali Siswa Keterampilan Upakara Melalui Pasraman Kilat
Sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai spiritual, melestarikan budaya, dan memperkuat karakter peserta didik, SMAN 2 Busungbiu menyelenggarakan Pasraman Kilat yang diikuti oleh seluruh siswa dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang memadukan pengetahuan keagamaan dengan keterampilan praktis dalam bidang upakara Hindu.
Pada pelaksanaan Pasraman Kilat kali ini, peserta memperoleh pendalaman materi mengenai Lis Amunan dan Caru Ayam Brumbun, dua sarana upakara yang memiliki nilai filosofis penting dalam tradisi Hindu Bali. Pembelajaran dilaksanakan melalui kombinasi sesi teori di dalam kelas dan praktik langsung sehingga siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu menerapkannya sesuai dengan tata cara yang benar (pakem).
Selama kegiatan berlangsung, para siswa dibimbing untuk mengenal fungsi, makna, serta proses pembuatan sarana upakara. Melalui praktik secara langsung, mereka belajar menyusun setiap unsur upakara dengan penuh ketelitian, kesabaran, dan rasa hormat terhadap nilai-nilai adat serta ajaran agama Hindu.
Lebih dari sekadar mempelajari teknik pembuatan upakara, Pasraman Kilat juga menjadi sarana pembentukan karakter. Nilai-nilai seperti gotong royong, disiplin, ketekunan, tanggung jawab, dan rasa bakti kepada Tuhan serta penghormatan terhadap tradisi diwariskan kepada generasi muda melalui pengalaman belajar yang bermakna.
Melalui kegiatan ini, SMAN 2 Busungbiu berharap para peserta didik mampu memahami filosofi yang terkandung dalam Lis Amunan dan Caru Ayam Brumbun, sekaligus memiliki keterampilan yang dapat diterapkan dalam berbagai kegiatan keagamaan, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun sekolah. Dengan demikian, generasi muda tidak hanya menjadi pewaris budaya, tetapi juga pelestari nilai-nilai luhur yang menjadi identitas masyarakat Bali.
Pasraman Kilat merupakan salah satu wujud komitmen SMAN 2 Busungbiu dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk peserta didik yang berkarakter, berbudaya, dan memiliki kecerdasan spiritual sebagai bekal menghadapi kehidupan di masa depan.
🕉️ Budaya adalah identitas, tradisi adalah warisan, dan nilai-nilai luhur adalah bekal kehidupan. Mari bersama menjaga, melestarikan, dan meneruskan budaya Hindu Bali kepada generasi berikutnya. Karena kalau bukan kita yang menjaga, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi? 🌱
#SMAN2Busungbiu
#DwismaBersinar
#Berkarakter
#Berbudaya
#BeBright
#BeKind
#BeBeneficial

