Kamis Budaya dan Bermasyarakat : Menajegkan Budaya Bali melalui Pementasan Memadik
Busungbiu, Kamis (22 Januari 2026) — SMAN 2 Busungbiu melaksanakan pementasan perdana Kamis Budaya dan Bermasyarakat sebagai bagian dari rangkaian program Budaya Positif sekolah. Kegiatan ini juga selaras dengan semangat Rabu Api Edukasi, yang menanamkan nilai kepedulian, keberanian, dan tanggung jawab bersama dalam kehidupan bermasyarakat.
Pada pementasan perdana ini, kelas XII-4 mendapatkan undian pertama untuk tampil. Dengan penuh antusias dan kreativitas, siswa-siswi kelas XII-4 mengangkat prosesi adat Memadik sebagai bentuk budaya kemasyarakatan Bali yang dipentaskan secara edukatif dan bermakna. Pementasan ini tidak hanya menampilkan sisi estetika seni budaya, tetapi juga sarat akan nilai luhur, etika, dan tata kehidupan masyarakat Bali.
Melalui kegiatan Kamis Budaya dan Bermasyarakat, siswa diajak untuk mengenal, memahami, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap adat dan budaya yang hidup di lingkungan masyarakatnya. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual agar generasi muda mampu mengambil peran dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya daerah.
Sekolah berharap, melalui program ini siswa dapat meneruskan estafet pelestarian adat dan budaya Bali, khususnya di lingkungan tempat tinggal mereka masing-masing. Dengan keterlibatan aktif siswa, nilai-nilai budaya tidak hanya dipelajari, tetapi juga dihidupi dan diwariskan secara berkelanjutan.
Kegiatan Kamis Budaya dan Bermasyarakat ini dilaksanakan secara rutin setiap minggu, di mana setiap kelas akan mendapatkan kesempatan untuk tampil dan mementaskan adat serta budaya masyarakat. Hal ini menjadi wujud nyata komitmen SMAN 2 Busungbiu dalam membentuk peserta didik yang berkarakter, peduli, bernalar kritis, dan berakar pada budaya bangsa.
🌿 Bersama, kita jaga dan majukan budaya sebagai identitas, jati diri, dan kebanggaan bersama. 🤝
